Sulsel Rehabilitasi Laboratorium Kesehatan Hewan

Makassar (ANTARA Sulsel) - Laboratorium UPTD Diagnostik Kesehatan Hewan (DKH) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai direhabilitasi supaya kompetensinya dapat terkreditasi.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Muh Kamil di Makassar, Rabu, mengatakan, rehabilitasi dilakukan dengan memperbaiki sarana laboratorium agar bisa terakreditasi sehingga berkompeten untuk menguji penyakit hewan menular.

"Sulsel termasuk provinsi yang padat ternak, tetapi juga rawan terkena penyakit hewan," katanya.

Ia berharap, rehabilitasi laboratorium bisa selesai pada Desember 2013 atau dikerjakan selama lima bulan.

Pada peletakan batu pertama rehabilitasi, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, langkah ini merupakan sebuah kemajuan untuk membuktikan bahwa SKPD ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Karena itu, semua pihak harus bekerja keras untuk mewujudkan hal tersebut.

Ia meminta agar semua pegawai di lingkup Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, melaksanakan amanah sesuai fungsi dan tanggung jawab.

Gubernur juga mengingatkan agar jangan ada korupsi, dan semuanya bisa berjalan normatif.

"Kita capai target satu juta ekor sapi dan kita sudah canangkan untuk masuk ke dua juta ekor. Mari kita pikirkan ini dengan agenda intelektual kita," ujarnya. AJS Bie