Panwas Pilkada Sulsel Periksa Irman Empat Jam

Makassar (ANTARA News) - Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah Sulawesi Selatan memeriksa Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel Irman Yasin Limpo selama empat jam terkait dugaan keterlibatan Pegawai Negeri Sipil dalam politik praktis.

"Kami periksa dia (Irman YL) sekitar hampir empat jam. Dari 24 pertanyaan yang diajukan, semua dijawab. Dia mengaku ikut serta," kata Juru Bicara Panwas Pilkada Sulsel Anwar Ilyas usai pemeriksaan di kantornya, Makassar, Selasa.

Menurutnya, Irman mengaku terlibat dan ikut serta saat pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) mendaftar sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur di KPU Sulsel, Jumat (14/9),  

Panwas Pilkada Sulsel memanggil Irman berdasar laporan masyarakat bahwa adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang berstatus PNS itu terlibat dalam politik praktis yakni turut menyertai pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

"Laporannya dari masyarakat bahwa ada kegiatan PNS ikut berpolitik praktis," kata Anwar.
Sementara itu Ketua Panwas Pilkada Sulsel Suprianto mengatakan, pemeriksaan terhadap Irman berdasar bukti foto dan rekaman yang diputarkan saat pemeriksaan.

Suprianto mengatakan, pihaknya segera melayangkan rekomendasi kepada Badan Kepegawaian Daerah Sulsel untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan tersebut.

"Mengenai sanksi biar pimpinan yang memutuskan," katanya.  

Selain Irman, Panwas Pilkada Sulsel juga akan memanggil dua PNS lain terkait kasus yang sama, yakni JR dan IS, Rabu (3/10).(T.KR-DF/S024)