OJK : Layanan Perbankan Dominasi Aduan Konsumen 2017

Pewarta : id ojk, sulampua, aduan konsumen

Otoritas Jasa Keuangan (ANTARA FOTO/Lucky R)

Makassar (Antara Sulsel) - Otoritas Jasa Keuangan Wilayah 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) mengatakaan layanan perbankan masih mendominasi tingkat aduan konsumen sejak Januari hingga Aprik 2017.

Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua, Bambang Kiswoyo di Makassar, Kamis, mengatakan untuk aduan konsumen terhadap layanan perbankan yang sudah masuk ke pihaknya hingga April 2017 yakni mencapai 135 aduan atau sebesar 61 persen.

"Serta disusul kemudian persoalan pembiayaan yang mencapai 44 aduan atau sebesar 22 persen dari total aduan yang masuk pada April 2017 ini," katanya.

Selanjutnya diposisi ketiga ditempati masalah asuransi yakni 19 aduan (9 persen), Non LJK 20 aduan (9 persen), dana pensiun sebanyak 3 aduan (3 persen) serta pegadaian satu aduan atau satu persen.

Sementara secara detail permasalahan, kasus yang paling mendominasi laporan konsumen yang diterima OJK yakni soal kredit bermasalah sebanyak 105 aduan (47 persen).

Berikutnya persoalan dokumen 22 aduan (10 persen), tabungan sebanyak 17 aduan (8 persen), klaim asuransi sebanyak 15 aduan (7 persen), SID sebanyak 9 aduan (4 persen).

Disusul sistem pembayaran tujuh aduan (3 persen), kartu kredit dan pemblokiran rekening masing-masing lima aduan atau dua persen, manfaat dana pensiun sebanyak dua aduan atau 1 persen serta lain-lain sebesar 15 persen.

Mengenai kondisi itu, pihaknya mengku akan terus melakukan sosialisasi agar pihak yang merasa dirugikan bisa mengetahui apa yang harus dilakukan. Ini juga upaya untuk lebih menjaga kerugian yang lebih besar kedepan.

Untuk penaduan ke OJK sendiri bisa dilakukan dalam beberapa bentuk seperti melalu email (konsumen@ojk.go.id), telepon (1500655), fax (+62(21)386-6032), online (sikapiuangmu.ojk.go.id), serta bisa juga lewat surat ke Menara Radius Prawira Lantai 2 Kompleks perkantoran Bank Indonesia JL MH Thamrin Jakarta.

Serta dialama Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, Papua dialamt jalan Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan no 3-5.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar