Dinas Bantu Warga 6.000 Bibit Cabai

Pewarta : id cabai

Ilustrasi cabai (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)

Makassar (Antara Sulsel) - Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar menyerahkan 6.000 bibit cabai kepada Camat Mariso Harun Rani untuk didistribusikan kepada seluruh warga dan kelompok tani lorong di kecamatan tersebut.

"Jadi, semua bibit cabai ini kami serahkan langsung kepada setiap kecamatan untuk selanjutnya didistribusi ke kelurahan-kelurahan yang ada kelompok tani lorongnya," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Sri Sulsilawati di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, bantuan berupa 6.000 bibit cabai itu diharapkan mampu memberikan penghasilan tambahan bagi warga sesuai dengan program pemerintah kota.

Dengan program lorong garden (Longgar) dan Badan Usaha Lorong (BULo) yang saat ini sedang diintensifkan diharapkan menjadi lahan pekerjaan baru bagi masyarakat di bidang pertanian.

"Program BULo dan Longgar ini akan menjadi solusi bagi masyarakat dalam mengatasi beberapa permasalahan baik masalah inflasi maupun masalah sosial lainnya serta lapangan kerja," katanya.

Bukan cuma pada penyiapan bibit cabai, pemerintah kota juga menyiapkan tim ahli di bidang pertanian untuk mendampingi warga dalam membudidayakan cabai tersebut.

Setiap lorong di sembilan kelurahan yang ada akan mendapat bibit cabai untuk dibudidayakan. Lima lorong setiap kelurahan akan didampingi oleh tim dari Dinas Ketahanan Pangan.

"Tidak hanya itu, hasilnya nanti akan disalurkan melalui koperasi yang akan masuk, jadi kelompok tani lorong jangan khawatir soal penjualannya nanti," ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyatakan, berdasarkan hasil pertemuannya dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta beberapa waktu lalu diketahui bahwa semua komoditas di Indonesia dapat dikendalikan, kecuali komoditas cabai.

Mengingat cabai dianggap sebagai salah satu komoditas yang dapat menentukan dan mengendalikan inflasi di Indonesia maka salah satu programnya di bidang pertanian adalah menghasilkan cabai untuk Indonesia.

"Di Makassar program lorong garden (Longgar) sudah berjalan meski belum maksimal dan hasilnya juga sudah cukup bagus. Tahun depan ini akan kita mantapkan," katanya.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar