"Soal jumlah atlet yang kita turunkan tentu tergantung pada peningkatan kualitas karateka selama persiapan. Intinya siapa yang nanti terpilih, itu karena memiliki potensi dan berpeluang meraih hasil maksimal bagi Sulsel," katanya.
Berita Terkait
Makassar (ANTARA Sulsel) - Sulawesi Selatan menyiapkan 12 karateka terbaiknya guna menghadapi Kejuaraan Nasional (kejurnas) Karate antar-Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Gorontalo, 6-10 November 2013.

Pelatih karate PPLP Sulsel Aswan di Makassar, Jumat, mengatakan seluruh karateka perlu bekerja lebih keras jika ingin terpilih dan mewakili Sulsel pada kejuaraan tahunan tersebut.

"Soal jumlah atlet yang kita turunkan tentu tergantung pada peningkatan kualitas karateka selama persiapan. Intinya siapa yang nanti terpilih, itu karena memiliki potensi dan berpeluang meraih hasil maksimal bagi Sulsel," katanya.

Mengenai peluang Sulsel di Kejurnas PPLP 2013, pihaknya mengaku cukup optimistis. Apalagi tim Sulsel memiliki modal cukup baik setelah berhasil menempati posisi kedua pada penyelenggaraan pertama di Manado, Sulut, 2012.

Namun demikian, kata dia, tim Sulsel juga tetap waspada mengingat perkembangan dan peningkatan kualitas atlet di daerah sudah merata. Kondisi itupun yang membuat persaingan sulit diprediksi.

"Karate itu cabang olahraga tidak terukur. Artinya setiap atlet memiliki peluang yang sama sehingga patut diwaspadai. Mudah-mudahan dengan waktu yang masih banyak ini bisa kita manfaatkan mematangkan kemampuan atlet," jelasnya.

Terkait kegagalan sejumlah karateka Sulsel meraih medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Jakarta 2013, pihaknya meminta segera dilupakan. Hasil buruk di Popnas 2013 juga menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang di kejurnas PPLP 2013.

Pada Popnas 2013, Sulsel yang menurunkan 13 karateka yang umumnya atlet PPLP Sulsel hanya mempu menyumbangkan dua perak dan dua perunggu. Hasil ini sekaligus membuat target tim karate Sulsel untuk merebut minimal satu emas gagal terwujud.

Kegagalan cabang karate yang merupakan salah satu olahraga unggulan itu membuat Kontingen Sulsel harus pasrah hanya menempati peringkat 15 klasemen akhir Popnas 2013.

"Meski tidak mudah namun kita akan tetap berupaya. Mudah-mudahan setiap atlet menjadikan kegagalan Popnas menjadi pelecut semangat untuk meningkatkan kualitasnya," ujarnya. Rolex Malaha

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar