KPU Makassar Tetapkan 10 Pasang Calon Wali Kota

10 pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang hadir saat penetapan menjadi calon di KPU Makassar, Senin (22/7) (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)

"Hari ini kita pastikan sudah ada calon, dan untuk pengundian nomor urut akan dilaksanakan pada Kamis 25 Juli 2013 di Gedung PKK bekas sekertariat KPU lama, tidak boleh ada pengerahan massa dan hanya 15 orang yang bisa masuk," kata Ketua KPU Makassar
Berita Terkait
Makassar (ANTARA Sulsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar akhirnya menetapkan 10 Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar menjadi calon di Kantor KPU Makassar untuk bertarung pada 18 September 2013 di Makassar, Senin.

Dalam penetapan itu empat kandidat yakni Erwin Kallo, Rusdin Abdullah, Irman Yasin Limpo dan Tamsil Linrung tidak hadir dan hanya mengutus wakilnya untuk mendengarkan penetapan oleh KPU.

"Hari ini kita pastikan sudah ada calon, dan untuk pengundian nomor urut akan dilaksanakan pada Kamis 25 Juli 2013 di Gedung PKK bekas sekertariat KPU lama, tidak boleh ada pengerahan massa dan hanya 15 orang yang bisa masuk," kata Ketua KPU Makassar, Nurmal Idrus usai penetapan.

Menurutnya, penetapan ini merujuk hasil verifikasi berkas semua calon mulai dari perseorangan hingga mengambil jalur partai politik.

Disinggung apakah ada calon yang bermasalah baik status kemudian strata pendidikan dan lainnya, kata Nurmal ada ditemukan namun tetap diloloskan.

"Setelah diverifikasi ada beberapa calon yang perlu diperbaiki seperti pengganti ijazah dari sekolah bersangkutan, sementara dukungan politik hanya terjadi pada Calon Apiyati-Zulkifli terkait dukung partai PKPUI dan itu dicoret, tetapi pasangan ini lolos karena dukunganya sudah melebihi yakni 19 persen dari aturan 15 persen," paparnya.

Selain itu Nurmal menjelaskan untuk penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Wali Kota Makassar akan ditetapkan pada Rabu 24 Juli 2013 dan KPU tetap diberikan kewenangan memperbaiki data pemilih hingga 7 hari menjelang pencoblosan.

"KPU Bisa menggunakan kewenangan merevisi dan memperbaiki data tujuh hari sebelum hari H. Hal ini terkait dengan adanya temuan daftar pemilih ganda saat verifikasi," ungkapnya.

Berdasarkan data KPU 10 calon yang diloloskan seperti Apiyati K Amin Syam-Zulkfli Gani Ottoh diusung 21 Partai politik non parlemen, kemudian empat calon perseorangan yakni, Herman Handoko-Abdul Latif AA Bafadhal, Rusdin Abdullah-Idris Patarai, Erwin Kallo-Hasbi Ali serta Hj Sitti Muhyina Soefian-Muhammad Syaiful Saleh.

Sedangkan jalur partai politi seperti, HM Adil Patu-M Isradi Zainal diusung Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Selanjutnya pasangan Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pasangan lainnya yakni Mohammad Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal MI diusung Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang (PBB) sedangkan pasangan lainnya yakni Supomo Guntur-Kadir Halid diusung Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Sementara pasangan Tamsil Linrung-Das`ad Latif diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Hanura. Agus Setiawan

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar