Cawalkot Makassar Klaim Keberhasilan Adipura Karena Andilnya

Duta pariwisata mengangkat Piala Adipura saat mengarak keliling Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/6). (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)

"Sejak saya menjadi wakil wali kota mendampingi pak Ilham, saya sudah diberikan tugas untuk membina lorong-lorong di Makassar agar warga bisa hidup bersih," ujarnya di Makassar, Selasa.
Berita Terkait
Makassar (ANTARA Sulsel) - Calon Wali Kota Makassar Supomo Guntur mengklaim keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam meraih piala Adipura adalah bagian dari jerih payahnya yang telah membina ribuan lorong atau rukun warga (RW).

"Sejak saya menjadi wakil wali kota mendampingi pak Ilham, saya sudah diberikan tugas untuk membina lorong-lorong di Makassar agar warga bisa hidup bersih," ujarnya di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, pembinaan lorong-lorong dilakukan untuk mengubah perilaku masyarakat yang sudah terbiasa hidup dengan tidak bersih bisa kembali menghidupkan semangat gotong royong yang sudah lama memudar.

Menurutnya, semangat gotong royong yang sudah lama terlupakan ditengah hiruk pikuk dinamika perkotaan bisa kembali dihidupkan di tengah masyarakat dengan memberikan sosialisasi, edukasi serta keterlibatan langsung seorang aparatur pemerintah dengan menjadi garda terdepan.

"Hidup di perkotaan dengan hiruk pikuknya memudarkan nilai-nilai kebersamaan karena kita semua sibuk dengan urusan masing-masing, makanya itu yang menjadi tugas saya dulu ketika menjadi wakil wali kota dengan terjun langsung ke masyarakat," katanya.

Supomo yang masih aktif sebagai Wakil Wali Kota Makassar itu mengaku tidak heran dengan keberhasilan pemerintah meraih piala adipura yang sudah 16 tahun tidak pernah diraih.

Karena pembinaan yang dilakukannya dengan turun langsung ke masyarakat menjadi modal dasar untuk mengubah pola pikir serta perilaku masyarakat yang dahulunya apatis bisa kembali bergairah.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengaku keberhasilan Pemerintah Kota dalam meraih piala adipura sebagai supremasi kebersihan kota karena adanya semangat kebersamaan yang terus digelorakan oleh seluruh masyarakat sehingga piala ini bisa dibawa pulang.

"Selama dua periode saya memimpin, hal yang paling sulit yang pernah saya tangani adalah mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat dan ini bukan pekerjaan mudah karena kita harus sabar menghadapi masyarakat," katanya.

Dengan pengalaman serta ketekunan, piala adipura yang menjadi dambaan seluruh masyarakat Makassar bisa diraih karena dirinya selalu menekankan kepada seluruh unit kerja untuk bisa meningkatkan dan membenahi yang menjadi titik lemah dalam penilaian itu. N Sunarto

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar