Makassar (ANTARA News) - Aksi penembakan yang dilakukan oleh oknum anggota Brimob Detasemen C Polwil Bone, Sulawesi Selatan, Briptu Nurman akhirnya diamankan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulselbar.

"Untuk anggota yang diduga telah melakukan penembakan itu sudah ditahan di Divisi Propam untuk diselidiki lebih lanjut," ujar Kapolda Sulselbar Irjen Pol Johny Wainal Usman di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan, penembakan yang dilakukan anggota kepada korban Ansu bin Halang karena Ansu diduga telah melakukan pencurian getah karet di wilayah lahan garapan London Sumatera (Lonsum), di Kajang, Bulukumba.

Sebelum penembakan itu, oknum anggota Brimob itu sudah melakukan prosedur seperti memberikan penembakan peringatan sebanyak beberapa kali, namun karena korban tidak mengindahkannya, tembakan yang ke sekian kalinya itu memantul ke arah korban.

Penembakan itu juga dilakukan anggota Brimob tersebut karena tekanan dari daerah sekitar yang telah didatangi sejumlah warga. Anggota yang takut dikeroyok akhirnya menembak korban.

"Lokasi kejadian memang sering terjadi pencurian. Pada saat kejadian petugas yang berjaga memberikan tembakan pantul namun mengenai korban," katanya.

Kabid Penerangan dan Humas Polda Sulsel, Kombes Chevy Achmad Sopari mengatakan pihaknya masih memeriksa Briptu Nurman dan sejumlah anggota Brimob lainnya yang bertugas di wilayah PT Lonsum secara intensif.

Dari informasi yang diperoleh, ada enam anggota Brimob yang piket setiap hari. Mereka juga telah dimintai keterangan oleh Propam Polda Sulsel.

Selain anggota Brimob, Propam juga meminta keterangan petugas keamanan dari PT London Sumatera (Lonsum) yang bertugas di posko tersebut.

Sejumlah anggota Propam Polda Sulsel juga diturunkan ke Bulukumba untuk mencari keterangan langsung dari masyarakat sekitar utamanya dari teman korban sendiri. (T.KR-MH/D009)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar